.png)
Assalamualaikum
Salam Guru Penggerak
Tergerak, Bergerak, dan Menggerakkan

Perkenalkan saya Yulia Adriani dari SD Negeri 68 Palembang, Calon Guru Penggerak Angkatan 10 - Kota Palembang. Disini saya akan membuat tugas 3.1.a.4.a Eksplorasi Konsep - Forum Diskusi - Modul 3.1
Tujuan Pembelajaran Khusus : CGP mampu menganalisis pengambilan keputusan berdasarkan 4 paradigma, 3 prinsip, serta 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan dalam studi kasus yang mereka dapatkan dan memberi tanggapan pada studi kasus CGP lainnya dan bersikap reflektif, kritis, dan kreatif dalam proses tersebut.
CGP akan mendalami materi melalui studi kasus. Para CGP akan membaca 4 studi kasus untuk kemudian memilih 1 kasus untuk dianalisis. Setiap CGP perlu memberikan minimal dua komentar/tanggapan terhadap hasil analisis CGP lainnya yang diunggah di LMS.
Kasus 3
4 hari lagi adalah hari pembagian rapor Semester 1 di SMA Penggerak Bangsa. Sebelumnya, semua guru telah menyerahkan daftar nilai murid-murid pada pelajaran yang diampunya pada kepala sekolah, Ibu Rosdiana. Ibu Rosdiana adalah Kepala Sekolah yang baru bertugas di SMA Penggerak Bangsa di tahun ajaran ini.
Hari ini Ibu Rosdiana mengadakan rapat guru. Ia membuka pertemuan dengan berterima kasih atas kerja keras para guru dalam mengajar murid-murid selama ini dan juga telah mengumpulkan nilai rapor dengan tepat waktu. Kemudian ia menyampaikan bahwa secara umum, nilai rapor yang diberikan oleh guru-guru terlalu rendah dan tidak mencukupi untuk mendukung murid-murid masuk perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur nilai rapor atau jalur tanpa tes. Ia dengan tegas menyatakan, kalau nilai rapor tetap seperti itu, maka murid-murid SMA Penggerak Bangsa sampai kapan pun tidak pernah bisa diterima di PTN dengan jalur nilai rapor. Ia juga menyatakan bahwa salah satu target kerjanya di SMA Penggerak Bangsa adalah membuat 25% murid diterima di PTN dengan jalur rapor. Oleh karena itu, sejak murid-murid di kelas 10, nilai rapor mereka harus dibuat baik, dan menunjukkan grafik peningkatan.
Ibu Rosdiana akhirnya meminta guru-guru untuk menaikkan nilai murid-murid 10 poin, maka bila nilai murid 70 maka akan menjadi 80, dan seterusnya, demi membantu masa depan murid-murid, dan juga demi nama baik sekolah agar kepercayaan masyarakat meningkat bila banyak murid-murid sekolah ini yang diterima di PTN dengan jalur nilai rapor.
Bila Anda berada di posisi Ibu Rosdiana, apakah Anda akan melakukan hal yang sama atau berbeda? Apa alasannya?
Berikut ini panduan untuk melakukan analisis studi kasus :
1. Jika situasinya adalah situasi dilema etika, paradigma mana yang terjadi pada situasi tersebut? Apa nilai-nilai yang saling bertentangan dalam studi kasus tersebut?
Jika situasi dilema etika, paradigma yang terjadi pada situasi ini adalah kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty), nilai-nilai yang saling bertentangan adalah nilai kejujuran, nilai kepedulian dan nilai kasih sayang.
2. Apakah ada unsur pelanggaran hukum dalam situasi tersebut? (Uji legal)
Dalam kasus ke 3 ini yang dilakukan ibu Rosdiana sama sekali tidak ada unsur pelanggaran hukum dalam situasi tersebut.
3. Apakah ada pelanggaran peraturan/kode etik profesi dalam kasus tersebut? (Uji regulasi)
Tidak ada pelanggaran peraturan/kode etik profesi dalam kasus tersebut karena penambahan nilai raport diberi kepada semua murid secara adil serta sudah adanya kesepakatan yang jelas antar kepala sekolah dan seluruh guru pada saat rapat diadakan.
4. Berdasarkan perasaan dan intuisi Anda, apakah ada yang salah dalam situasi ini? (Uji intuisi).
Dalam kasus ini menurut saya ada yang salah dalam situasi dimana untuk penambahan nilai raport diberikan kepada seluruh murid tanpa melakukan proses penilaian.
5. Apa yang Anda rasakan bila keputusan Anda dipublikasikan di media cetak/elektronik atau menjadi viral di media sosial? Apakah Anda merasa nyaman?
Yang saya rasakan yaitu saya tidak merasa nyaman, tetapi secepatnya segera memperbaiki proses kegiatan pembelajaran, melakukan penilaian kembali keada murid-murid dikelas serta memberikan motivasi ekstrinstik kepada murid agar mereka lebih semangat dan rajin dalam belajar.
6. Kira-kira, apa keputusan yang akan diambil oleh panutan/idola Anda dalam situasi ini?
Keputusan yang akan diambil oleh panutan/idola saya dalam situasi ini adalah sama seperti keputusan yang diambil oleh Ibu Rosdiana. Karena Ibu Rosdiana Kepala Sekolah yang baru bertugas di SMA Penggerak Bangsa di tahun ajaran ini dan baru mengetahui hasil akhir murid saat sebentar lagi pembagian raport maka diambil kesepakatan bersama menaikkan nilai 10 point demi membantu masa depan murid-murid, dan juga demi nama baik sekolah.
7. Apakah ada sebuah penyelesaian yang kreatif dan tidak terpikir sebelumnya untuk menyelesaikan masalah ini (Investigasi Opsi Trilemma)?
Dalam mengambil sebuah keputusan, ada kalanya kita terbentur dengan keputusan yang ragu untuk di bicarakan tetapi kadang kala muncul ide-ide penyelesaian kreatif yang tanpa kita duga muncul dipikiran kita. Muncul sebuah penyelesaian yang kreatif dan tidak terpikir sebelumnya untuk menyelesaikan masalah ini dengan mengadakan rapat dengan semua guru untuk memberi himbauan melaksanakan pembelajaran yang berpihak pada murid dengan menggunakan media pembelajaran interaktif agar murid dapat menyerap pembelajaran dengan mudah dan menyenangkan, apabila terdapat nilai murid yang rendah maka guru secepatnya melakukan remedial agar nila KKM yang diharapkan bisa tercapai, dan dapat membuat projek atau penugasan sebagai tambahan nilai murid dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada disekolah sehingga membantu murid-murid mendapatkan apa yang mereka inginkan.
8. Apa keputusan yang Anda ambil?
Keputusan yang saya ambil adalah memberikan himbauan kepada seluruh guru untuk memperbaiki sistem pembelajaran yang ada dikelas masing-masing, mengoptimalkan sarana dan prasaran yang ada disekolah, memanfaatkan teknologi yang semakin canggih dengan membuat media pembelajaran interaktif dan mudah dimengerti agar murid dapat menyerap pembelajaran dengan mudah dan menyenangkan serta tentunya berpihak pada murid. Melakukan proses remidial apabila ada nilai siswa yang dibawah rentang nilai KKM agar nilai yang diharapkan bisa tercapai. Memanfaatkan sumber daya alam disekitar sekolah dengan membuat projek atau penugasan sebagai tambahan nilai murid.
9. Prinsip mana yang Anda gunakan, dan mengapa?
Prinsip yang saya gunakan adalah Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based Thinking) karena kita memberikan batasan-batasan pada diri kita namun juga mendukung kepedulian kepada orang lain. Sebagai seorang guru, hanya bisa menuntun murid-murid ke masa depan yang mereka inginkan agar mereka mendapatkan keselamatan serta kebahagiaan setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat.
Comments
Post a Comment